Bupati Waykanan Berikan Bantuan 15 Ekor Kambing Untuk 5 KPM

Bupati Waykanan Berikan Bantuan 15 Ekor Kambing Untuk 5 KPM

Waykanan – Sebanyak 15 ekor kambing diberikan secara gratis oleh Bupati Waykanan, untuk lima orang kepala kelurag miskin (KPM), pada acara Operasi gerakan pangan murah, di halaman masjid Al-Ikhlas Kampung Banjar Negara Kecamatan Baradatu, kabupaten setempat, Selasa (21/11/2023).

“Saya hanya berikan kambing saja, tidak sama kandangnya, jadi rawatlah baik-baik. Jangan sampai pas mau lebaran, dengan alasan kambingnya masuk angin terus dipotong, padahal dijual,” kata Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya.

Satu KPM, kata Adipati mendapatkan tiga ekor kambing, yang harus dirawat dan dipelihara sebaik mungkin.

Adipati menjelaskan, gerakan pangan murah yang digalar hari ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi Masyarakat, terutama yang terdampak miskin exstim.

“Pemerintah Waykanan berupaya mengeluarkan keluarga yang miskin extrim ke miskin, dan yang miskin bisa sejahtara. Makanya, kita hari ini dan slanjutnya mengadakan gerakan pangan murah,” kata dia.

Gerakan tersebut, kata orang nomor satu di Waykanan itu,  untuk mestabilisasi pasokan dengan harga pangan murah. Oprasi gerakan pangan tersebut, bertujuan untuk membantu masyarakat miskin ekstrim yang kurang lebih di kabupaten Way kanan 14 kepala keluarga (KK) lebih.

Raden Adipati Surya menjelaskan, dalam gerakan pangan itu Pemerintah hanya mensubsidi sebesar 20-30%, seperti beras yang harganya Rp14 ribu, disubsidi menjadi Rp10 ribu.

Pada Pasmur tersebut, disediakan,  minyak sayur, cabe, bawang putih dan sembilan bahan pokok lainya.

“Pemeerintah ini tidak hanya membagun jalan saja, tetapi salah satunya inilah yang kita lakukan, mensubsidi bahan kebutuhan keluarga, dan belum bisa membantu gratis untuk masyarakat.

Usai membuka acara, Bupati Waykanan, juga menyerahkan bantuan ternak kambing dan ayam. Kambing sebanyak 15 ekor, untuk 5 orang KPM, dengan masing-masing KPM menerima tiga ekor kambing, dua ekor betina dan satu jantan.

Tinggalkan Balasan

error: Beita Milik GNM Group Harap Izin