Tiga Kali Cabuli Anak Dibawah Umur, Pemuda Asal Banjit di Jebloskan Penjara

Read Time:1 Minute, 18 Second

 

Tiga Kali Cabuli Anak Dibawah Umur, Pemuda Asal Banjit di Jebloskan Penjara

Laporan : Baiki

Fakta7.com | Waykanan – Diduga mencabulan anak dibawah umur disebuah rumah kosong, seorang pemuda asal Kecamatan Banjit Waykanan Lampung, digelandang ke Mapolres setempat. RS (17) ditangkap saat asyik nonton Pasar Malam di Lapangan Merdeka Banjit, Kamis (30/06/2022).

Penangkan dilakukan Unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Waykanan, karena RS diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap Bunga (13), bukan nama sebenarnya, pada  Senin 28 Februari 2022, sekitar pukul 04.00 Wib.

Kapolres Waykanan, AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Reskrim, AKP Andre Try Putra  menjelaskan,  tersangka  telah  melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur di salah satu rumah kosong di Kecamatan Banjit.

Menurutnya, awalnya RS menjemput korban dari rumahnya untuk diajak jalan, setelah itu pelaku mengajak korban menuju kerumah kosong di Banjit. Kemudian korban dipaksa diajak masuk ke sebuah kamar dan tersangka memaksa korban untuk melakukan persetubuhan atau perbuatan cabulan.

Korban yang trauma berat serta merasakan sakit pada alat vitalnya, menceritakan kejadian yang dilaminya kepada orangtuanya, bahkan  sudah tiga kali RS melakukannya.

Mendengar hal tersebut, NU, Ibu kandung korban yang tidak terima melaporkan kejadian itu ke Mapolres Waykanan untuk ditindak lanjuti.

Usai mendapatkan laporan, polisi bergerak dan melakukan penangkapan pada  Selasa (28/06/2022), sekitar  pukul 22:30 WIB, di pasar malam Kecamatan Banjit

 RS digelandang ke Polres Waykanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan akibat perbuatannya, RS dikenakan pasal 81 Ayat (1) dan ayat (2) atau pasal 82 Ayat (1) UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Seno

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post “Buta” Keterbukaan Informasi, PWRI Lambar Anggap Dinas Bina Marga Acuhkan Pergub
Next post Pro Kontra Pasar Brabasan, Camat Tanjungraya : Bukan Gagal Tapi Cari Jalan Terbaik