Meminta Warga Tak Panik, Kapolres Lampura Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Ada di Pasaran

Read Time:1 Minute, 0 Second

 

Meminta Warga Tak Panik, Kapolres Lampura Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Ada di Pasaran

 

Fakta7.com || Lampung Utara- Pantau ketersediaan minyak goreng yang ada di pasar-pasar Kotabumi, Kapolres Lampung Utara turun kelapangan Bersama anggota ke pasar induk yang berada di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Kotabumi Selatan.

“Dari hasil pantauan dan dialog dengan para pedagang, diperoleh keterangan bahwa beberapa waktu sebelumnya memang sempat ada keterlambatan pendistribusian sehingga berdampak kepada warga pembeli yang harus antri untuk mendapatkan minyak, namun sekarang sudah lancar dan harga yang ada masih relatif normal kisaran Rp 23.000 per-liter “kata Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail S.H., S.I.K., M.I.K, Rabu (16/3/2022).

Kapolres AKBP Kurniawan meminta kepada masyarakat untuk tidak panik, karena pihaknya akan terus melakukan pantauan di pasar, gudang-gudang distributor dan juga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan serta Instansi terkait.

Selain itu, Kapolres juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial ataupun memerintahkan Bhabinkamtibmas serta memberdayakan Pokdar Kamtibmas untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ketersediaan minyak goreng di Lampung Utara masih mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan.

“Saya harapkan masyarakat tidak terlalu risau dan panik sehingga dikhawatirkan malah akan menimbun minyak goreng dirumah yang dampaknya justru akan mengganggu ketersediaan minyak goreng di Lampung Utara,” ujarnya.

Laporan : Gian Paqih

Editor : Kancha Raja

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pastikan Kelengkapan, Semua Anggota Polsek Banjit Diperiksa Provos
Next post Rolling Pejabatnya, Bupati Waykanan Akui Masih Banyak Jabatan Yang Belum Tepat